Kritik dan Saran silahkan kirim pesan ke" bayz.pabayo@gmail.com "

Penyakit Membran Hialin



Penyakit membran hialin (PMH) merupakan salah satu penyebab gangguan pernapasan pada bayi baru lahir. PMH atau sindrom gangguan pernapasan idiopatik (SUPT) merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi selama periode baru lahir. Berdasarkan literatur, membran hialin adalah suatu kumpulan gejala klinik gawat napas pada bayi baru lahir disebabkan oleh kurangnya surfaktan paru yang merupakan hasil produksi sel-sel pneumatosit granulosa. Sel yang mulai diproduksi janin sekitar 24-28 minggu kehamilan ini berfungsi mempertahankan alveoli paru agar tetap mengembang pada saat bernapas.

Tak hanya bayi prematur saja yang beresiko terkena sindrom ini. Bayi cukup bulan pun berisiko. Secara umum resikonya, sekitar 75% untuk bayi baru lahir yang lahir kurang bulan (kurang dari 32 minggu). Sedangkan 10-50% biasanya dialami oleh bayi yang berat lahirnya kurang dari 2500 gram. Uniknya, sindrom ini lebih sering dijumpai pada bayi laki-laki dibandingkan dengan bayi perempuan.

Gejala Klinis
Gejala awal sindrom ini berupa beberapa tanda-tanda seperti sesak napas, bayi merintih, frekuensi pernapasan cepat lebih dari 60 kali per menit, terdapat tarikan pada dinding dada, dan kulit kebiruan (sianosis) merupakan awalnya. Gejala ini timbul pada 24 jam pertama setelah lahir dengan gradasi yang berbeda-beda.
Gejala-gejala itu muncul karena organ paru tak matang. Saat dilahirkan lazimnya paru anak sudah berfungsi normal. Namun karena kurangnya bulan maka terjadi ketaknormalan organ paru. Berikut adalah keadaaan yang mempengaruhi pematangan/maturasi paru-paru dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya penyakit membran hialin:
1.    Faktor ibu. Beberapa komplikasi selama kehamilan bisa mempengaruhi pematangan paru. Penyakit hipertensi kronis, hipertensi renal, diabetes melitus (D-R), adiksi obat (heroin,morfin), anemia kronis, dan keadaan nutrisi yang buruk.
2.   Faktor janin. Terhambatnya maturasi paru-paru disebabkan keadaan hidrops fetalis (kelainan rhesus/gol darah) dan anensefalus (tanpa tulang tengkorak).

   Faktor luar. Konsumsi obat-obatan tertentu saat kehamilan bisa mempercepat atau sebaliknya menghambat maturasi paru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar